Mengenal Pulau Halmahera Negeri Budaya


Nganatrip - Meski Provinsi Maluku Utara sudah terbentuk sejak tahun 1999 namun masih banyak orang yang belum tahu dan mengenal pulau Halmahera banyak dari mereka jika di tanya soal Pulau Halmahera pasti mereka masih berfikir dimana itu padahal menurut saya Halmaera adalah pulau yang sangat unik dan patut dikenal oleh semua orang. 

Pulau Halmahera adalah pulau terbesar di kepulauan maluku yang memiliki bantuk yang sangat unik yaitu berbentuk K secara bentuk Halmahera bisa di bilang sebagai pulau Sulawesi versi kecil atau miniatur Sulawesi karena jika dilihat memang kedua pulau ini sangat mirip.

Pulau Halmahera juga bisa disebut Jilolo atau Gilolo dalam bahasa setempat. Pulau ini memilik luas tanah 17.780 km² (6.865 mil persegi) dan populasi 1995 sekitar lebih dari 162.728. Pulau ini merupakan pusat dari suatu wilayah lebih besar, yang disebut Moro, meliputi pulau dan garis pantai Halmahera, dan yang paling dekat dengan Morotai di bagian utara. 

Sejarah
Populasi penduduk di Pulau Halmahera sudah sejak lama berhubungan erat dengan pulau-pulau di sekitarnya seperti  pulau Ternate dan Tidore yang lebih kecil dari bentuknya, keduanya berada di pantai barat Halmahera. Kedua pulau ini merupakan tempat kerajaan utama pada zaman sebelum Kolonialisme VOC. Pada perang Dunia II, Halmahera merupakan pangkalan militer Jepang yang terletak di Teluk Kao. di Pulau Halmahera juga banyak peninggalan-peninggalan perang dunia II seperti benteng bahan peledak, amunisi dan senjata masih ditemukan di perairan dangkal pulau ini

Sejak abad ke-15, sebagian besar wilayah Halmahera berada di bawah kekuasaan Kesultanan Ternate. Pertengahan abad ke-16, pulau ini merupakan tempat misi Jesuit Portugis yang paling terkenal yaitu St. Francis Xavier (dikenal sebagai St Franciscus Xaverius). Negara-negara Muslim Ternate dan Halmahera menolaknya kemudian berhasil mengusir para misionaris dari pulau ini pada 1571.

Halmahera juga memiliki peran penting selama Perang Dunia II. Di sinilah Amerika dan Sekutu menguasai Filipina dan Kepulauan Pasifik Selatan. Jenderal Amerika McArthur sempat tinggal di sebuah pulau dekat Daruba, Morotai dan merencanakan serangan udara terhadap Jepang. The Amerika Daruba Airlfield memiliki tujuh landasan pacu dan masih terlihat sampai saat ini. 

Wisata

Pulau Halmahera masih banyak yang terjamak dari pariwisatanya, padalah jika di kelola dengan baik ini akan menjadi daya tarik tersendiri pagi para wisatawan. Dengan pantai berpasir putih yang membentang hampir di sepanjang pulau, hutan yang masih alami, telaga yang biru yang masih asli, wisata sejarah peninggalan perang Dunia II, serta gunung Mamuya, gunung Wato-Wato dan gunung yaang lainnya yang juga spektakuler adalah tawaran menakjubkan di tempat indah ini. Pulau Halmahera ditambari pegunungan dan pulau-pulau yang masih ditutup hutan tentunya jika kalian mengunjungi pulau Halmahera akan di suguhkan dengan pemandangan asri yang menenangkan.

Baca Juga Indahnya Pantai Halmahera Yang Wajib Kamu Ketahui
Sekarang sudah banyak transportasi untuk menuju ke Pulau Halmahera jadi untuk kalian yang ingin mengunjungi Halmahera.

Ketika kalian mengunjungi pulau Halmahera kalian akan menjumpai sebuah transportasi yang mirip becak, tetapi ini menggunakan motor yang di modifikasi sedimikan rupa yang di sebut bentor atau becak motor, keunikan dari bentor ini adalah dilengkapai full musik seperti mobil jadi ketika meggunakan kendarran ini penumpang tidak adakan bosan karena sang perator akan selalu memberikan lagu lagu pilihan. transpotasi ini dapat di jumpai di Kota Tobelo, Jailolo, Buli, Maba dan lain-lain. dengan membayara sejulah uang kalian bisa mengelilingi salah kota yang ada di Halmahera.
Becak Motor / foto : indoneisa.travel
Kuliner
gohu ikan cakalan
Banyaknya makanan yang khas dan unik di Halmahera dan Maluku seperti Gohu yang berbahan dari ikan tuna atau cakalan mentah segar cara membuatnya adalah daging tuna segar dipotong dadu kecil-kecil, kemudian dicuci, kemudian dilumuri dengan garam dan perasan lemon, selanjutnya dicampur dengan rajangan kasar daun kemangi. selanjutnya bawang merah dan cabe rawit, lalu ditumis dengan minyak kelapa. kemudian minyak kelapa panas dengan bawang merah dan cabe rawit ini kemudian dituangkan ke potongan ikan tuna mentah, diikuti dengan taburan kacang tanah goreng yang ditumbuk kasar. 




Selain Gohu ada juga Papeda yang sangat cukup di kenal masyarakat luas makanan kahas dari Papua dan maluku yang berbahan dasar sagu dan di sajikan dengan ikan kuah kuning. ada juga Halua kenari, Nasi Jaha, Ikan bakar Dabu-dabu, dan masih banyak lagi.

Kebudayaan Halmahera dan Maluku Utara

Kebudayaan di Halmahera cukup banyak salah satunya adalah Tarian Tide-tide yang merupakan tarian pentas yang di pentaskan pada acara adat setempat seperti pernikahan atau pesta rakyat, gerakan tide-tide memiliki makna pergaulan. Tarian ini dibawakan leh 12 orang laki-laki atau perempuan yang di iringi oleh tabuhan Tifa, Gong dan Biola 


tarian tide-tide halmahera / foto : halmaherautara.com



Selain tarian Tide-tide ada juga tarian Cakalele, Tokuwela, Musik Yangere, bambu Gila dan masih banyak lagi.
Bagaimana, kalian tertarik mengunjungi Pulau halmahera ?




Sumber : wikipedia.com, indonesa.travel, makananindonesia-top.blogspot.co.id, halmaherautara.com

1 Response to "Mengenal Pulau Halmahera Negeri Budaya"