Yuk Ke Pulau Plun, Pulau Yang Menjadi Tempat Penelitian GMT Halmahera Ternayata Memiliki Keindahan Eksotis


Nganatrip -  Fenomena GMT atau gerhana matahari totatal yang terjadi pada tanggal 9 maret menjadi salah satu momen yang paling berkesan karena fonema langka ini hanya bisa di lihat di Indonesia yang di lintasi bayangan bulan, tidak terkecuali  Maluku Utara. Maluku Utara menjadi salah satu wilayah yang dilintasi bayangan bulan secara sempurna salah satu wilayah yang lintasi bayangan bulan selain Ternate dan Halmahera ada juga Pulau Plun yang menjadi tempat yang di buru para peneliti dari bebagai negara menggunakan kapal persiar yang berlayar dari Kepulauan Raja Ampat. 

Pulau Plun menjadi spot pengamatan gerhana matahari total yang menarik karena tak hanya menarkan keempatan melihat matahari tertutup bulan, akan tetapi juga pemandangan pantai pasir putih  dan kesempata untuk menyelam. pulau plun juga menjadi salah satu daratan yang terakhir di lintasi gerhan mata hari total dan menjadi wilayah terrlama.

Fenomena ini menjadi ajang promosi gratis untuk lebih mempromosikan pulau Plun kepada masyarakat luas, sebab di pulau Plun ini memiliki keindahan dan ke eksotisannya yang luar biasa untuk di nikmatai dan bisa manjadi salah satu destinasi tujuan wisata yang bisa kalian pilih.

Pulau Plun merupakan salah satu pulau indah yang memiliki taman laut yang juga indah. Untuk kalian para pecinta olahhraga diving dan snorkeling, tentunya tempat ini wajib menjadi salah satu tujuan yang wajib di kunjungi.

Memiliki pantai dengan pasir putih yang menghampar luas dan halus tentunya membuat Anda tergoda untuk bermain air. tidak hanya bermain air, karena memiliki wilayah yang cukup luas kalian juga bisa  bermain bola dan volley pantai, untuk yang memiliki hobi memancing, tempat ini juga juga bisa memancing di pantai ini karena terdapat banyak ikan tenggiri, barakuda, kerapu, dan sebagainya. 


Taman bawah laut yang cantik dan air jernih yang dimiliki membuat kalian bisa melihat ikan-ikan kecil dan hewan laut kecil lainnya, selin itu kalian juga akan menemukan hewan endemik seperti kepiting kenari, burung maleo, dan sebagainya di pulau plun ini. 

Alami yang masih terawat keasliannya juga bisa kalian jelajah, luas pulau ini lebarnya hanya 250 m dengan panjang 1 km. Pulau ini juga banyak terdapat kelelawar yang sering disebut paniki oleh warga setempat, namun hewan tersebut hanya dapat di jumpai pada saat bulan Oktober. Di pulau ini juga terdapat penginapan yang sengaja disiapkan bagi turis yang ingin menginap di pulau ini.

sumber : blog Rusmin Djosmar

Nah jika kalian sudah mantap untuk mengunjungi pulau Plun ini, maka kalian bisa mengunjungi melalui akses menggunakan speedboat dengan lama perjalanan sekitar 60 menit dari Buli ataupun sekitar 30 menit dari  kota Maba, ibu Kota Kabupaten Halmahera Timur.

Baca juga : Biaya Kuliah di Universitas Mercu Buana Terbaru

2 Responses to "Yuk Ke Pulau Plun, Pulau Yang Menjadi Tempat Penelitian GMT Halmahera Ternayata Memiliki Keindahan Eksotis"